WANASUTA, KECANTIKAN ALAMI YANG MASIH TERSEMBUNYI


Di perjalanan ke Curug Cipendok kemarin, pas nyampe daerah hutan pinus Dermaji, saya melihat sebuah papan pengumuman yang berbunyi: Curug Wanasuta 500 m.

Ah, 500 m kan deket, palingan gak nyampe 5 menit, pikir saya. So, saya pun segera menepuk bahu Pak Tono, untuk belok sebentar melihat lokasi. Penasaran, hehe. Pak Tono manggut, lalu mengarahkan sepeda motor menyusuri rute sesuai petunjuk.

Jalannya masih tanah merah, kecil, hanya cukup untuk motor, kalau papasan juga agak bingung. Sebelah kanan tebing, dan sebelah kiri jurang. Cukup menantang, bukan? Untunglah kondisinya kering, coba kalau abis keujanan, dijamin mandi coklat deh dan pastinya licin. Sepertinya memang baru dibuka, soalnya masih terlihat bekas urugan dan perataan atau cangkulan-cangkulannya. 

Tak lama kemudian, kami menemukan lokasi yang masih dalam penataan. Tanah yang tinggi sedang diratakan, saung-saung mulai dibangun, dan bangku-bangku dari bambu sudah mulai bertebaran. Terlihat pemanfaatan ruang yang efektif nantinya. Kami juga melihat kayu dan bambu berserakan, mungkin untuk bahan membuat fasilitas lainnya. Selain itu, ada juga beberapa jalan baru yang menuju ke daerah yang lebih rendah. Menurut Mas-mas yang kami temui, jalan itu untuk akses menuju Curug Wanasuta. Ya, sekitar 700 meteran lah. 

"Tapi, sekarang debit air sedang kecil," kata si Mas itu lagi. "Kalau mau lihat, bisa dari atas kok, biar ga usah turun," lanjutnya.

Saya pun menurut saja, padahal sebenarnya ingin sekali melihat penampakan Curug yang masih perawan itu. Tapi, memang dari atas juga sudah terlihat. Si Mas benar, aliran air sedang tidak deras. Namun demikian, suara gemericiknya masih terdengar.

Selain menawarkan curug, di objek ini juga menyuguhkan keindahan alam lain yang sangat indah. Hutan pinus dan bukit-bukit hijau di kejauhan, sangat bagus untuk diabadikan dalam kamera. 

"Sekitar dua bulan lagi, mungkin akan siap," jelas Si Mas, ketika saya tanya kira-kira butuh berapa lama lagi untuk persiapan dan pembukaan.

Setelah puas berkeliling dan membidik beberapa spot, kami pun pamit, untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan kami kali ini. Untuk yang penasaran dengan kecantikan Wanasuta yang masih ranum ini, boleh menunggu hingga sudah benar-benar siap, jadi, eksplorasi bisa lebih maksimal. 

Ok, selamat berlibur. Jangan lupa bahagia.













SHARE

Milan Tomic

Hi. I’m Designer of Blog Magic. I’m CEO/Founder of ThemeXpose. I’m Creative Art Director, Web Designer, UI/UX Designer, Interaction Designer, Industrial Designer, Web Developer, Business Enthusiast, StartUp Enthusiast, Speaker, Writer and Photographer. Inspired to make things looks better.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar